Belu Mulai Gerakan Minum Susu Anak PAUD, Fokus Cegah Stunting dan Bangun Generasi Sehat

Minum Susu
Acara minum susu bersama di depan Plaza Perizinan Atambua, Senin (7/9/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi pada masa tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan otak dan kemampuan anak.

Karena itu, pemenuhan gizi perlu dilakukan secara bersama-sama, baik melalui lingkungan pendidikan maupun keluarga.

Gerakan Minum Susu jadi Bagian Pencegahan Stunting

Program Gerakan Minum Susu Anak PAUD Belu diarahkan untuk membantu mencegah stunting, mendukung pertumbuhan fisik serta menunjang perkembangan otak dan kecerdasan anak.

Pemberian susu nantinya dilakukan secara berkala di lembaga PAUD.

Namun, pemerintah mengingatkan bahwa susu bukan satu-satunya sumber gizi. Pemberiannya diharapkan dikombinasikan dengan makanan bergizi seimbang, termasuk telur dan buah.

Dengan pola tersebut, pemenuhan kebutuhan gizi anak diharapkan tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan atau minuman, tetapi menjadi bagian dari pola konsumsi yang beragam dan seimbang.

Pemkab Belu Tekankan Peran Orang Tua

Keberhasilan program tersebut juga sangat bergantung pada peran keluarga.

Kepala Dinas Sosial dan PMD Belu menegaskan, waktu anak berada di sekolah relatif lebih sedikit dibandingkan waktu yang mereka habiskan di lingkungan keluarga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version