Vicente meminta agar nilai sejarah dan cerita yang melekat pada situs bersejarah tersebut dapat disampaikan secara baik kepada para tamu dan wisatawan.
Dengan demikian, para pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam Fulan Fehan, tetapi juga memahami sejarah dan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Belu.
“Ketika mereka pulang ke daerah asalnya, mereka membawa cerita tentang Belu. Itulah promosi yang paling efektif,” tambahnya.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat
Di akhir rapat, Wakil Bupati Belu mengingatkan seluruh OPD agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah dibagikan dengan maksimal demi menyukseskan Festival Fulan Fehan 2026.
Ia berharap penyelenggaraan festival dapat memberikan pengalaman positif bagi para tamu sehingga mendorong mereka untuk kembali berkunjung ke Kabupaten Belu di masa mendatang.
Keberhasilan festival tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat promosi daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.
“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dan komitmen Bapak-Ibu sekalian untuk menyukseskan acara besar ini,” tutup Vicente.
Festival Fulan Fehan IV Tahun 2026 diharapkan kembali menjadi etalase budaya dan pariwisata Kabupaten Belu sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Nusa Tenggara Timur. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
