Pemkab Belu dan ISI Surakarta Perpanjang Kerja Sama, Perkuat Pengembangan Seni Budaya dan SDM Daerah

kerjasama Belu dan ISI
Bupati Belu, Willybrodus Lay dan jajarannya pose bersama Rektor ISI dan jajarannya usai penandatanganan MoU secara daring, Senin (8/6/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Atambua, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Belu kembali memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia serta pelestarian seni dan budaya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Penandatanganan MoU dilakukan secara daring oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, bersama Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pelaksana Tugas Inspektur Inspektorat, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu dari Kantor Bupati Belu.

Bupati Belu Willy Lay mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya antara Pemkab Belu dan ISI Surakarta.

“Ini merupakan MoU yang kedua kalinya antara Pemerintah Kabupaten Belu dan ISI Surakarta. Sebelumnya kami telah mengirim beberapa mahasiswa untuk menempuh pendidikan di ISI Surakarta, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana,” ujar Willy Lay.

Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Belu, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah.

Willy Lay berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak putra-putri Belu yang memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi di bidang seni dan budaya.

Selain itu, Bupati Belu juga menyampaikan apresiasi kepada ISI Surakarta yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Fulan Fehan yang akan berlangsung pada 25–27 Juni 2026.

“Saya berharap kerja sama ini membawa kemajuan besar bagi pembangunan daerah Kabupaten Belu serta perkembangan seni dan budaya bersama ISI Surakarta,” katanya.

Sementara itu, Rektor ISI Surakarta Dr. Bondet Wrahatnala mengapresiasi hubungan kerja sama yang selama ini telah berjalan baik antara institusinya dan Pemerintah Kabupaten Belu.

Menurutnya, penandatanganan MoU tersebut menjadi momentum untuk mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam mengembangkan berbagai program strategis.

“Hari ini kita meneguhkan kembali komitmen untuk berkolaborasi, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan penelitian, konsultasi, pelestarian tradisi budaya Kabupaten Belu, pertukaran informasi, pengembangan kelembagaan, serta pengembangan pendidikan tinggi,” jelas Bondet.

Ia menilai tantangan di era modern saat ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak agar mampu menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan.

Sebagai perguruan tinggi seni, ISI Surakarta berkomitmen mendukung upaya pelestarian dan pengembangan tradisi budaya nusantara, termasuk budaya yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Belu.

“Keinginan bersama untuk membesarkan dan mengembangkan tradisi serta kebudayaan yang ada di nusantara, khususnya di Kabupaten Belu, merupakan langkah yang luar biasa,” ujarnya.

Rektor ISI Surakarta juga berharap kerja sama tersebut dapat terus berkelanjutan melalui berbagai program konkret, termasuk dukungan terhadap Festival Fulan Fehan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Belu.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belu dan ISI Surakarta diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version