Vicente meminta seluruh aparatur meningkatkan kehadiran dan kedisiplinan di kantor. Menurutnya, keberadaan aparatur sangat berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.
“Kalau tidak ada di kantor, siapa yang melayani masyarakat? Kapan kita tahu apa yang dibutuhkan warga? Jika kita tidak hadir, berarti kita tidak peduli kepada masyarakat yang kita layani,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir dan mendengarkan kebutuhan masyarakat.
Pelayanan publik, kata dia, tidak dapat berjalan maksimal apabila aparatur tidak menjalankan tugas secara disiplin.
Warga Didorong Tidak Bergantung pada Bantuan
Vicente juga mengingatkan masyarakat agar tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.
Ia mendorong warga memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar, termasuk lahan pekarangan, untuk menanam tanaman pangan maupun komoditas yang memiliki nilai ekonomi.
Menurutnya, Kabupaten Belu memiliki potensi pertanian yang besar dan masih dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah lahan subur di sekitar bantaran kali dengan dukungan pompa dan saluran air.
Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Apresiasi Lurah Manuaman Buka Lahan Pertanian
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Belu mengapresiasi langkah Lurah Manuaman yang berinisiatif membuka lahan pertanian dan membagikan bibit kepada masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
