“Setelah bola voli di Belu sempat ‘mati suri’ bertahun-tahun, kini telah terbentuk kepengurusan baru. Acara sore ini merupakan event kedua di bawah kepengurusan baru,” ujar Theodorus.
Ia mengapresiasi Ketua PBVSI Kabupaten Belu dan Ketua Umum PBVSI NTT yang terus mendorong kebangkitan bola voli di Kabupaten Belu.
Apresiasi juga disampaikan kepada Partai Demokrat yang membuka ruang bagi para atlet untuk kembali berkompetisi melalui Demokrat Cup.
Menurut Theodorus, kompetisi yang digelar secara rutin sangat penting untuk mengasah kemampuan atlet sekaligus menjaring bibit-bibit muda potensial yang dapat membawa nama Kabupaten Belu dan NTT ke level yang lebih tinggi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Partai Demokrat atas penyelenggaraan turnamen ini. Semoga menjadi bagian dari kebangkitan bola voli di Kabupaten Belu,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, KONI, PBVSI, partai politik, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet di Kabupaten Belu dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan melibatkan 24 tim dan berlangsung hingga 9 September 2026, Demokrat Cup diharapkan bukan hanya menjadi perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat, tetapi juga menjadi panggung awal bagi lahirnya talenta-talenta baru bola voli Belu yang diproyeksikan memperkuat NTT menuju PON 2028. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
