Karena itu, kerja sama Yayasan Cartintes Atambua dengan Alana Kaye College Australia akan diarahkan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris sekaligus penguatan kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
Program tersebut nantinya akan dilaksanakan di Kabupaten Belu sehingga generasi muda tidak harus pergi jauh untuk mendapatkan pembekalan awal.
Pemkab Belu berharap program tersebut dapat memperbesar peluang lulusan sekolah kejuruan untuk bersaing dalam pasar kerja global.
Bupati Belu Ingin Anak Daerah Bekerja di Berbagai Negara
Bupati Willy juga menyampaikan cita-citanya agar semakin banyak putra-putri Belu yang mampu berkiprah di berbagai negara.
Ia berharap suatu saat generasi muda Belu tidak hanya bekerja di Indonesia, tetapi juga mampu mengisi peluang kerja di Australia, Jepang, Jerman dan negara lainnya.
“Saya ingin suatu saat ketika berkunjung ke Australia, Jepang, atau Jerman, kita bertemu anak-anak Belu yang telah bekerja di sana dan menjadi kebanggaan daerah. Itulah cita-cita yang ingin kita wujudkan bersama,” ungkapnya.
Menurut Bupati, kesempatan kerja di luar negeri harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Belu.
Investasi SDM untuk Masa Depan Belu
Pemkab Belu memandang kerja sama tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan berdaya saing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
