FTZ Dinilai jadi Solusi Strategis Kembangkan Ekonomi Perbatasan RI–Timor Leste

Reporter : Rocky Editor: Semy
paul liyanto
Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Abraham Paul Liyanto
  • Bagikan

“Distributor dari Indonesia yang ingin membawa barang ke Timor Leste harus melalui pelaku usaha di perbatasan, begitu juga sebaliknya,” jelasnya.

Perkuat Relasi Sosial dan Ekonomi

Lebih jauh, Abraham menegaskan bahwa masyarakat di kawasan perbatasan RI–RDTL telah memiliki hubungan sosial, budaya, dan ekonomi yang kuat sejak lama. Oleh karena itu, kebijakan negara perlu mengakomodasi realitas tersebut.

Baca Juga:
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Belu Gelar Bakti Sosial Sembako dan Air Bersih di Atambua

Ia menilai penerapan FTZ tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral kedua negara secara berkelanjutan.

Dengan konsep yang tepat, kawasan perbatasan di NTT dinilai berpotensi berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang legal, inklusif, dan berdaya saing tinggi. (rnc/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version