“Jangan hanya mengejar kemenangan. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kualitas diri, sportivitas, dan persaudaraan,” ujarnya.
Bupati Belu berharap Border War Physique Atambua dapat berkembang menjadi agenda olahraga rutin yang diselenggarakan secara semakin profesional.
Ke depan, event tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak atlet dari berbagai daerah sehingga Atambua memiliki kalender kompetisi olahraga kebugaran yang semakin kuat.
Event Perdana Kenalkan Olahraga Kebugaran
Ketua Panitia Apt. Leonard S. Farm mengatakan Border War Physique Atambua 2026 merupakan langkah awal sekaligus event perdana untuk memperkenalkan olahraga kebugaran dan gaya hidup sehat secara lebih luas di wilayah perbatasan.
Menurutnya, keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam menjalani proses merupakan bagian penting dari prestasi seorang atlet.
“Juara bukan hanya mereka yang berdiri di podium. Juara adalah mereka yang berani memulai, berani berproses, dan tidak menyerah untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam penyelenggaraan kompetisi, yakni mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar melihat olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter dan prestasi.
Binaraga jadi Ruang Generasi Muda Berprestasi
Sekretaris Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI) NTT Herlan Effendi, S.E., M.M., mengatakan olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar membentuk fisik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








