Demokrat Cup Belu Diikuti 24 Tim, PBVSI NTT Bidik Bibit Atlet Menuju PON 2028

demokrat cup belu
Para peserta saat mengikuti acara pembukaan di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, Rabu (26/8/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Atambua, RakyatBELU.ID – Sebanyak 24 tim bola voli dari berbagai kelurahan dan kecamatan se-Kabupaten Belu ambil bagian dalam Turnamen Bola Voli Antar Kelurahan dan Kecamatan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat tahun 2026.

Kompetisi bertajuk Demokrat Cup tersebut resmi dibuka di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, Rabu (26/8/2026). Turnamen diikuti 13 tim putra dan 11 tim putri.

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrat dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Vicente.

Wabup Belu Tekankan Sportivitas

Dalam kesempatan tersebut, Vicente meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang penting. Semangat persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi nilai utama dalam kompetisi.

“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” katanya.

Wakil Bupati Belu juga mengajak para pendukung dan masyarakat menjaga keamanan serta menciptakan suasana pertandingan yang tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga:
PBVSI NTT Siapkan Belu jadi Basis Atlet Voli Menuju PON 2028

Turnamen tersebut turut dihadiri Ketua Umum PBVSI Provinsi NTT Winston Neil Rondo, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Belu, unsur Forkopimda, pimpinan Partai Demokrat, Ketua KONI Kabupaten Belu, pengurus PBVSI Kabupaten Belu, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.

Vicente kemudian secara resmi membuka turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 9 September 2026.

PBVSI NTT Minta Talenta Muda Dicatat

Ketua Umum PBVSI Provinsi NTT, Winston Neil Rondo, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Demokrat Cup.

Ia mendorong turnamen tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi memperebutkan trofi, tetapi menjadi ruang untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda berbakat dari Kabupaten Belu.

Menurut Winston, kehadiran 24 tim harus dimanfaatkan PBVSI Kabupaten Belu untuk memantau potensi pemain yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Turnamen ini tidak boleh selesai ketika piala sudah dibagikan. Catat para pemain muda terbaik. Jangan sampai turnamen berakhir dan bakat mereka ikut berhenti di sini,” ujar Winston.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan atlet-atlet muda Belu yang nantinya mampu memperkuat kontingen NTT pada PON 2028.

Target NTT Berprestasi di PON 2028

Winston menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari daerah, klub, sekolah hingga kampung.

Menurutnya, persiapan menuju PON 2028 tidak cukup hanya dengan mempersiapkan penyelenggaraan sebagai tuan rumah. NTT juga harus memiliki atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi.

“Kita ingin menjadi tuan rumah yang bertanding, berprestasi, dan menang di tanah sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Demokrat Cup menjunjung tinggi sportivitas sekaligus menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi bola voli di Kabupaten Belu.

KONI: Bola Voli Belu Bangkit dari Mati Suri

Ketua KONI Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, menilai Demokrat Cup menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali gairah olahraga bola voli di daerah tersebut.

Ia mengungkapkan, bola voli di Kabupaten Belu sempat mengalami masa “mati suri” selama beberapa tahun. Namun, terbentuknya kepengurusan baru PBVSI Kabupaten Belu mulai membawa perubahan positif terhadap pembinaan dan kompetisi.

“Setelah bola voli di Belu sempat ‘mati suri’ bertahun-tahun, kini telah terbentuk kepengurusan baru. Acara sore ini merupakan event kedua di bawah kepengurusan baru,” ujar Theodorus.

Ia mengapresiasi Ketua PBVSI Kabupaten Belu dan Ketua Umum PBVSI NTT yang terus mendorong kebangkitan bola voli di Kabupaten Belu.

Apresiasi juga disampaikan kepada Partai Demokrat yang membuka ruang bagi para atlet untuk kembali berkompetisi melalui Demokrat Cup.

Menurut Theodorus, kompetisi yang digelar secara rutin sangat penting untuk mengasah kemampuan atlet sekaligus menjaring bibit-bibit muda potensial yang dapat membawa nama Kabupaten Belu dan NTT ke level yang lebih tinggi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Partai Demokrat atas penyelenggaraan turnamen ini. Semoga menjadi bagian dari kebangkitan bola voli di Kabupaten Belu,” katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, KONI, PBVSI, partai politik, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet di Kabupaten Belu dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan 24 tim dan berlangsung hingga 9 September 2026, Demokrat Cup diharapkan bukan hanya menjadi perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat, tetapi juga menjadi panggung awal bagi lahirnya talenta-talenta baru bola voli Belu yang diproyeksikan memperkuat NTT menuju PON 2028. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version