Lepas 146 Mahasiswa KKN GENTASKIN, Wabup Belu: Jangan hanya Datang ke Desa, tapi juga Harus Berdampak

KKN tematik Belu
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST., melepas 146 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik Gerakan NTT Sehat, Kuat dan Inklusif (GENTASKIN) Batch II Tahun 2026 di Kabupaten Belu. (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Ia berharap mahasiswa membawa pulang bukan hanya pengalaman akademik, tetapi juga cerita mengenai kehidupan, budaya dan masyarakat Kabupaten Belu.

“Belu adalah sahabat. Saudara datang ke Belu sebagai mahasiswa, tetapi kami berharap saudara pulang dari Belu sebagai sahabat,” ujarnya.

Menurut Vicente, hubungan yang telah terbangun selama KKN dapat menjadi pintu bagi kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

Ia bahkan berharap para mahasiswa suatu saat kembali ke Belu bukan lagi sebagai peserta KKN, melainkan sebagai mitra pembangunan.

“Jangan datang lagi hanya sebagai mahasiswa KKN. Datanglah sebagai mitra pembangunan, sebagai peneliti, akademisi, pengusaha, profesional, birokrat, atau apa pun profesi saudara nantinya. Belu akan selalu terbuka untuk saudara,” katanya.

Hasil KKN Diharapkan Berkelanjutan

Vicente juga menitipkan pesan kepada pemerintah desa dan masyarakat agar berbagai hal positif yang telah dimulai bersama mahasiswa dapat terus dikembangkan.

Baca Juga:
Bupati Belu Soroti Rendahnya Literasi Siswa SD, Minta Guru Fokus Baca Tulis dan Numerasi

Inovasi yang telah lahir selama KKN diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan desa.

“Kalau ada inovasi, kembangkan. Kalau ada pengetahuan, teruskan. Kalau ada kelompok masyarakat yang mulai berkembang, dampingi. Karena yang kita harapkan bukan hanya kegiatan, tetapi keberlanjutan,” ujar Vicente.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version