Festival tersebut dirancang sebagai Festival Persahabatan Tiga Negara yang melibatkan Indonesia, Timor-Leste, dan Australia guna menarik investor, pelaku usaha, serta wisatawan mancanegara.
Pemerintah bahkan menargetkan kapal-kapal pesiar internasional dapat menjadikan Belu sebagai salah satu destinasi singgah saat Festival Fulan Fehan berlangsung. Kehadiran wisatawan diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif.
Di akhir sambutannya, Bupati mendorong KADIN Belu memperkuat struktur organisasi dengan melibatkan sektor perbankan, lembaga pembiayaan, perhotelan, UMKM, serta membentuk bidang kerja sama internasional untuk memperluas jaringan investasi.
“Pemerintah Kabupaten Belu siap berjalan bersama KADIN dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis Belu akan tumbuh menjadi pusat perdagangan, investasi, dan ekonomi perbatasan yang maju, sekaligus menjadi wajah Indonesia di beranda terdepan negara,” pungkasnya. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
