Pemkab Belu dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja, Klaim Capai Rp57 Miliar

wabup belu
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST membuka Rapat Evaluasi Implementasi Program di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (7/5/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Atambua, RakyatBelu.ID – Pemerintah Kabupaten Belu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Rapat Evaluasi Implementasi Program di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat Kabupaten Belu.

Wabup Belu Dorong Perlindungan bagi Pekerja Rentan

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, menegaskan pentingnya keberlanjutan evaluasi program sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengapresiasi kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Belu sejak 2015 yang dinilai telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:
Pemkab Belu Gandeng BNI Atambua, Bayar Pajak Daerah Kini Semakin Mudah

“BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting. Ini adalah komitmen negara memberikan perlindungan kepada masyarakat dan keluarganya dari risiko sosial ekonomi,” ujar Vicente.

Wabup Belu juga meminta agar sosialisasi program terus ditingkatkan, terutama kepada petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan pekerja rentan lainnya.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial sangat penting agar keluarga pekerja tidak mengalami kesulitan ekonomi ketika terjadi risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

Kepala Desa Diminta Aktif Dorong Warga Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Vicente Hornai Gonsalves berharap para kepala desa dan perangkat desa lebih proaktif mendorong masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version