KADIN Belu Ajak Pelaku Usaha Bersiap Sambut Free Trade Zone, Bidik Belu jadi Pusat Ekonomi Perbatasan

kadin Belu
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Belu, Albertus Baldion Tannur, S.E mengibarkan bendera Kadin saat momen pelantikan, Selasa (21/7/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Menurutnya, keberhasilan pengembangan kawasan perdagangan bebas sangat bergantung pada kesiapan dunia usaha lokal dalam memanfaatkan peluang investasi.

Oleh karena itu, KADIN Belu berkomitmen memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, organisasi usaha, lembaga keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Siapkan Strategi Hadapi Peluang Investasi

Sebagai langkah awal, KADIN Belu akan menggelar rapat kerja bersama seluruh pengurus dalam waktu dekat.

Agenda tersebut bertujuan menyusun program kerja dan strategi organisasi untuk menghadapi peluang investasi serta pengembangan ekonomi kawasan perbatasan.

Melalui perencanaan yang matang, KADIN berharap pelaku usaha lokal dapat meningkatkan daya saing dan memperoleh manfaat maksimal dari pengembangan FTZ di Kabupaten Belu.

FTZ Diharapkan jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Belu

Pemerintah Kabupaten Belu menyambut baik komitmen KADIN dalam membangun sinergi untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga:
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.850 per Dolar AS Pekan Depan, Dipicu Konflik Timur Tengah

Dengan posisi strategis sebagai daerah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste, Belu dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat perdagangan, investasi, dan jasa di kawasan timur Indonesia.

Pengembangan Free Trade Zone diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perdagangan lintas batas, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version