iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Panen Tomat di Desa Rafae Belu, Dorong Ketahanan Pangan hingga Peluang Ekspor ke Timor Leste

Avatar photo
tanaman tomat
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, bersama perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara NTT, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, Plt Kepala Dinas Pertanian, serta Kabag Prokopim Setda Belu. (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Belu)
  • Bagikan

Ia menjelaskan, hasil produksi tomat dari Desa Rafae akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan distribusi pangan lokal.

“Ini merupakan salah satu wujud ketahanan pangan yang nantinya akan masuk ke Koperasi Merah Putih. Jika ke depan terjadi kelebihan stok, maka kita akan kirim ke kabupaten tetangga bahkan hingga Timor Leste,” jelasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Lebih lanjut, komoditas tomat dari Rafae juga berpotensi masuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena kualitasnya yang dinilai segar dan layak konsumsi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum panen, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani di kawasan perbatasan, sekaligus memperkuat posisi Belu sebagai salah satu lumbung hortikultura di Nusa Tenggara Timur. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *