Festival Fulan Fehan 2026 Tuai Pujian, Gubernur NTT Sebut Layak jadi Festival Kelas Dunia

festival fulan fehan
Festival Fulan Fehan (FFF) ke-4 yang digelar di Padang Sabana Fulan Fehan, Kabupaten Belu, Sabtu (27/6/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Selain Gubernur NTT, festival tersebut juga mendapat perhatian dari Menteri Dalam Negeri serta sejumlah kepala daerah yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan budaya di kawasan perbatasan.

Mereka menilai konsep Festival Fulan Fehan berhasil mengangkat identitas budaya lokal sekaligus memperkuat nilai nasionalisme di wilayah perbatasan Indonesia.

Diharapkan jadi Agenda Wisata Unggulan NTT

Keberhasilan Festival Fulan Fehan ke-4 semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Dengan memadukan panorama Sabana Fulan Fehan yang terkenal dengan pertunjukan Tari Likurai kolosal, festival ini dinilai memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata nasional bahkan internasional.

Baca Juga:
Pemkab Belu dan UGM Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Timor Leste, Fokus Pembangunan 2025–2029

Menutup rangkaian acara, Bupati dan Wakil Bupati Belu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan demi menyukseskan penyelenggaraan Festival Fulan Fehan pada tahun-tahun mendatang.

“Sampai ketemu di Festival Fulan Fehan tahun depan, salam kompak selalu,” ucap Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Vicente Hornai Gonsalves yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan pengunjung.

Baca Juga:
Perkuat Keamanan Perbatasan, Kapolres Belu Terima Kunjungan Kepala Polisi Perbatasan Timor Leste

Festival Fulan Fehan tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi Kabupaten Belu sebagai salah satu destinasi unggulan di Nusa Tenggara Timur. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version