“Kita patut bersyukur karena masih boleh merayakan kemerdekaan dalam keadaan sehat walafiat. Namun, saudara-saudara kita di Flores dan beberapa tempat lainnya sedang mengalami bencana alam gempa bumi,” ujar Willy Lay.
Bupati kemudian mengajak seluruh peserta untuk sejenak menundukkan kepala dan mendoakan para korban yang meninggal dunia akibat bencana.
Doa juga ditujukan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan hingga kini masih bertahan di posko maupun lokasi pengungsian.
“Mari kita menundukkan kepala dan berdoa untuk saudara-saudara kita yang telah berpulang karena bencana gempa bumi, juga bagi keluarga-keluarga yang saat ini berada di posko atau pengungsian,” ujarnya.
Kemerdekaan jadi Momentum Perkuat Persaudaraan
Menurut Willy Lay, peringatan HUT ke-81 RI hendaknya tidak berhenti pada kemeriahan berbagai kegiatan.
Momentum kemerdekaan harus menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan semangat bersama dalam membangun Kabupaten Belu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, organisasi, komunitas, dan jajaran pemerintah yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kabupaten Belu.
“Terima kasih kepada kita sekalian. Dengan cara kita masing-masing, kita telah memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia,” tutur Willy.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
