iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Keamanan Perbatasan, Kapolres Belu Terima Kunjungan Kepala Polisi Perbatasan Timor Leste

Avatar photo
Polres belu
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K menerima kunjungan Komandan Unidade Patrulhamentu Fronteira (UPF) PNTL, Superintendente Xefe Polisia Calisto Gonzaga, bertempat di Mako Polres Belu pada Sabtu (20/6/2026). (Foto: Tribratanewsntt.com)
  • Bagikan

Atambua, RakyatBELU.ID — Komitmen menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste terus diperkuat. Kapolres Belu menerima kunjungan Polisi Perbatasan Timor Leste atau Komandan Unidade Patrulhamentu Fronteira (UPF) PNTL, Superintendente Xefe Polisia Calisto Gonzaga, bertempat di Mako Polres Belu pada Sabtu (20/6/2026).

Kedatangan Komandan UPF PNTL yang didampingi oleh Komandante Polisia Municipio Bobonaro, Superintendente Xefe Damião Da Silva Correia, beserta rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., di ruang kerjanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Membuka pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Kapolres Belu menyampaikan ucapan selamat kepada Superintendente Xefe Polisia Calisto Gonzaga atas amanah jabatan baru yang diembannya sebagai Komandan UPF-PNTL.

Bahas Pengamanan Kamtibmas dan Pencegahan Kejahatan Transnasional

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Administrator Pengelola PLBN Motaain-Belu, Maria Fatima Rika, S.STP, serta Kabag Ops Polres Belu, AKP I Wayan Budiasa, SH.

Selain menjadi ajang silaturahmi, agenda ini diisi dengan bincang santai yang membahas tugas pokok kepolisian kedua negara dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Belu mengungkapkan bahwa momentum Kapolres Belu Terima Kunjungan Polisi Perbatasan Timor Leste ini memegang peranan krusial untuk mencegah serta menanggulangi kejahatan lintas negara (transnational crime) di wilayah perbatasan NKRI dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

“Masalah perbatasan adalah masalah penting dari setiap negara yang tidak bisa kita abaikan dan harus menjadi prioritas bagi kita semua. Karena perbatasan merupakan awal dan akhir dari kedaulatan negara, di mana banyak sekali tersimpan masalah yang pencegahannya butuh kerja sama kedua negara, baik itu transnational crime maupun kejahatan konvensional yang melewati batas wilayah,” ungkap AKBP I Gede Eka Putra Astawa.

Kedekatan Kultur jadi Fondasi Penyelesaian Masalah

Lebih lanjut, Kapolres Belu menggarisbawahi bahwa hubungan historis dan kedekatan kekeluargaan yang kental antara warga di perbatasan Indonesia dan Timor Leste merupakan modal sosial yang besar.

Melalui komunikasi dan kolaborasi yang solid, diharapkan setiap dinamika atau permasalahan hukum yang muncul di tapal batas dapat diselesaikan secara persuasif dan baik tanpa harus selalu melalui jalur formal yang kaku.

Senada dengan hal tersebut, Komandan UPF PNTL menegaskan pentingnya pertemuan berkala ini untuk membangun rasa saling percaya (trust) antarah aparat keamanan kedua negara serta meminimalisasi potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.

Sebagai penutup agenda silaturahmi, Kapolres Belu, Komandan UPF PNTL, dan Komandante Polisia Municipio Bobonaro saling bertukar cendera mata dan melakukan sesi foto bersama.

Kunjungan ini merefleksikan semangat kebersamaan dan soliditas yang kuat demi mengawal kedaulatan negara serta meningkatkan pelayanan publik lintas batas. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *