RSUD Atambua Terima Kunjungan Kedubes Jepang, Evaluasi Bantuan Alat Radiologi

RSUD atambua
Tetsuhashi Masashi selaku Ketua Sekretaris Pertama Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Seksi Ekonomi serta Tanaka Ittetsu, Kepala Bagian Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. meninjau peralatan medis di RSUD Atambua, Rabu (6/5/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Atambua, RakyatBelu.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua menerima kunjungan kerja perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pemantauan dan evaluasi pemanfaatan bantuan yang sebelumnya telah diberikan Pemerintah Jepang kepada rumah sakit tersebut beberapa tahun lalu.

Rombongan Kedutaan Besar Jepang dipimpin oleh Tetsuhashi Masashi selaku Ketua Sekretaris Pertama Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Seksi Ekonomi serta Tanaka Ittetsu, Kepala Bagian Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Mewakili manajemen rumah sakit, Direktur RSUD Atambua, dr. Vincentius Adrianus Leo menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh rombongan.

Baca Juga:
Wagub NTT Sebut Festival Persahabatan Internasional Belu jadi “Lilin Kecil” Perdamaian Dunia

“Selamat datang di wilayah Belu dan wilayah perbatasan ini,” ujar dr. Andre dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Baca Juga:
Bupati Belu Gandeng UGM Susun Masterplan Kota Atambua, Perindah Wajah Perbatasan

Secara khusus, dr. Andre menyoroti bantuan peralatan sinar-X yang diterima rumah sakit pada tahun 2023. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Bantuan ini telah meningkatkan secara signifikan kemampuan pelayanan diagnostik kami serta mutu perawatan yang diterima pasien. Dukungan yang diberikan mencerminkan hubungan kemitraan yang kuat dalam upaya memajukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas. Domo arigato gozaimasu,” ucapnya.

Sementara itu, Tetsuhashi Masashi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Jepang terhadap penggunaan bantuan yang telah disalurkan.

“Kami merasa senang dapat berkunjung ke rumah sakit ini, yang merupakan salah satu penerima manfaat dari program bantuan pemerintah Jepang. Melalui kunjungan ini, kami berharap mendapatkan informasi langsung mengenai cara penggunaan serta manfaat dari peralatan yang telah kami berikan,” ujarnya.

Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Elly Ch. Rambitan, SH turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Jepang kepada sektor kesehatan di Kabupaten Belu.

Menurutnya, bantuan alat radiologi tersebut telah dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pemeriksaan radiologi.

“Pemerintah daerah dan masyarakat sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Perlu diketahui, pelayanan di rumah sakit ini tidak hanya dinikmati oleh warga Belu, tetapi juga menjadi tempat rujukan bagi masyarakat dari daerah perbatasan seperti Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Malaka,” ungkap Elly.

Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Jepang dapat terus terjalin dengan baik, termasuk dalam mengatasi berbagai kendala teknis penggunaan peralatan medis.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Belu juga berharap hubungan kerja sama tersebut dapat diperluas melalui dukungan sarana prasarana maupun pengembangan program pelayanan kesehatan lainnya di masa mendatang.

“Saya berharap dengan kunjungan ini semakin mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Belu dengan Pemerintah Jepang demi peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version