Wagub NTT Sebut Festival Persahabatan Internasional Belu jadi “Lilin Kecil” Perdamaian Dunia

festival atambua
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum., menghadiri Friendship Dinner dalam rangka Festival Persahabatan Internasional 2026 di Aula Betelalenok, Atambua, Kabupaten Belu, Rabu (1/7/2026) malam. (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Ia juga mengingatkan bahwa Festival Fulan Fehan sebelumnya berhasil menarik perhatian nasional dan internasional dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri RI, Wali Kota Darwin dari Australia, hingga delegasi Timor Leste.

Festival Dongkrak Perputaran Ekonomi UMKM

Selain mempererat hubungan antarbangsa, Festival Persahabatan Internasional juga dinilai memberi manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat.

Baca Juga:
Gubernur NTT Tetapkan Matabesi sebagai Desa Budaya Binaan Provinsi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jhoni mengungkapkan, sebanyak 93 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terlibat dalam penyelenggaraan festival tahun ini.

Menurutnya, kegiatan berskala internasional seperti ini mampu menciptakan perputaran ekonomi, meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal, sekaligus mendorong masyarakat semakin kreatif dalam mengembangkan berbagai kegiatan produktif.

Baca Juga:
Bupati Belu Cup 2026 Resmi Dibuka, Stadion Haliwen Diproyeksikan jadi Venue PON

“Ini sangat baik karena ada peredaran uang di Kabupaten Belu. Event seperti ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.

Ajak Sebarkan Pesan Perdamaian dari Belu

Dalam pidatonya, Wagub NTT juga menyinggung situasi geopolitik dunia yang masih diwarnai berbagai konflik, termasuk peperangan di sejumlah kawasan.

Ia menilai Festival Persahabatan Internasional menjadi simbol penting bahwa perdamaian dapat dibangun melalui persahabatan, dialog, dan saling menghormati.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version