iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wagub NTT Sebut Festival Persahabatan Internasional Belu jadi “Lilin Kecil” Perdamaian Dunia

Avatar photo
festival atambua
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum., menghadiri Friendship Dinner dalam rangka Festival Persahabatan Internasional 2026 di Aula Betelalenok, Atambua, Kabupaten Belu, Rabu (1/7/2026) malam. (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

“Jika kita bersahabat, kita akan hidup berdampingan dengan damai, tenteram, dan sejahtera. Sebaliknya, konflik hanya akan menghambat kehidupan dan pembangunan,” kata Jhoni.

Ia berharap semangat persahabatan yang lahir dari Belu dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
RSUD Atambua Terima Kunjungan Kedubes Jepang, Evaluasi Bantuan Alat Radiologi

“Mari kita pancarkan cahaya persahabatan dan perdamaian dari Atambua, Belu, dan Nusa Tenggara Timur untuk dunia,” ajaknya.

Dihadiri Delegasi Internasional

Jhoni Asadoma juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Anthony Greco beserta rombongan dari Kanada yang hadir mendukung pelaksanaan festival.

Menurutnya, kehadiran delegasi internasional, termasuk perwakilan Konsulat Timor Leste di Atambua, menunjukkan bahwa Belu memiliki peran strategis sebagai jembatan persahabatan antarbangsa.

Festival Digelar Selama Empat Hari

Pembukaan Festival Persahabatan Internasional 2026 ditandai dengan prosesi pemukulan Tihar secara simbolis oleh Wakil Gubernur NTT, Dr. Anthony Greco, Bupati Belu, serta para tokoh agama.

Festival dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juli 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua.

Turut menghadiri pembukaan acara antara lain Wakil Bupati Timor Tengah Utara, Ketua Majelis Pertimbangan PGI, Ketua MUI, perwakilan Universitas Pertahanan Belu, perwakilan Agen Konsulat Timor Leste di Atambua, unsur Forkopimda Kabupaten Belu, Wakil Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh adat, serta pimpinan organisasi kemahasiswaan. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *