Festival yang mengusung tema “Dance for Friendship” tersebut merupakan agenda budaya tahunan Pemerintah Kabupaten Belu yang bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata Belu kepada masyarakat luas.
“Kami mengundang seluruh rombongan motor gede untuk kembali hadir dan bersama-sama meramaikan Festival Fulan Fehan 4. Berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, serta keindahan panorama alam Fulan Fehan akan menjadi pengalaman yang berkesan bagi para pengunjung,” tambahnya.
Kunjungan Komunitas Otomotif Diharapkan Dongkrak Pariwisata
Ajakan tersebut mendapat respons positif dari para anggota komunitas motor gede. Mereka mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Belu selama berada di wilayah perbatasan tersebut.
Kehadiran komunitas otomotif seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Belu serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Festival Fulan Fehan jadi Ikon Wisata Belu
Festival Fulan Fehan telah menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Belu yang setiap tahunnya menampilkan kekayaan budaya masyarakat setempat melalui tarian tradisional, parade budaya, pertunjukan seni, serta berbagai kegiatan yang mengedepankan semangat persahabatan dan persatuan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










