Direktur Pascasarjana Undana, Hamza H. Wulakada, mengatakan pihak kampus berencana mengembangkan tata kelola kurban yang lebih modern dan berkelanjutan di masa mendatang.
Menurutnya, Undana memiliki sumber daya manusia dan teknologi yang memungkinkan pengolahan daging kurban menjadi produk kalengan dengan masa simpan yang lebih panjang.
“Kami memiliki SDM dan teknologi untuk mengolah daging kurban menjadi produk kalengan. Tujuannya agar masa simpan lebih lama sehingga manfaatnya dapat menjangkau wilayah terpencil di NTT dalam jangka waktu berbulan-bulan, sekaligus mendukung program pencegahan stunting,” jelasnya.
Wujud Kampus Berdampak bagi Masyarakat
Pelaksanaan “Undana Berkurban” menjadi bukti komitmen Universitas Nusa Cendana dalam membangun kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan memadukan nilai ibadah, semangat gotong royong, serta inovasi teknologi pangan, Undana berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan penyelenggaraan kurban perdana ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Sinergi antara mahasiswa, dosen, pimpinan kampus, dan para donatur menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih menjadi fondasi utama dalam membangun kampus yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




