Menurutnya, keberhasilan pengembangan kawasan perdagangan bebas sangat bergantung pada kesiapan dunia usaha lokal dalam memanfaatkan peluang investasi.
Oleh karena itu, KADIN Belu berkomitmen memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, organisasi usaha, lembaga keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Siapkan Strategi Hadapi Peluang Investasi
Sebagai langkah awal, KADIN Belu akan menggelar rapat kerja bersama seluruh pengurus dalam waktu dekat.
Agenda tersebut bertujuan menyusun program kerja dan strategi organisasi untuk menghadapi peluang investasi serta pengembangan ekonomi kawasan perbatasan.
Melalui perencanaan yang matang, KADIN berharap pelaku usaha lokal dapat meningkatkan daya saing dan memperoleh manfaat maksimal dari pengembangan FTZ di Kabupaten Belu.
FTZ Diharapkan jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Belu
Pemerintah Kabupaten Belu menyambut baik komitmen KADIN dalam membangun sinergi untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Dengan posisi strategis sebagai daerah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste, Belu dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat perdagangan, investasi, dan jasa di kawasan timur Indonesia.
Pengembangan Free Trade Zone diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perdagangan lintas batas, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










