Atambua, RakyatBELU.ID – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST., melepas 146 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik Gerakan NTT Sehat, Kuat dan Inklusif (GENTASKIN) Batch II Tahun 2026 di Kabupaten Belu.
Sebanyak 146 mahasiswa tersebut berasal dari 41 perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka telah menjalankan program pengabdian bersama masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Belu.
Pelepasan mahasiswa berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1605/Belu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta dosen pendamping.
Wabup Belu Minta KKN Tinggalkan Dampak Nyata
Dalam sambutannya, Vicente Hornai memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi, dosen pendamping, pemerintah desa dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan KKN GENTASKIN.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para mahasiswa yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pikiran dan kreativitas untuk bekerja bersama masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Kabupaten Belu.
Menurut Vicente, kata “berdampak” dalam Program Mahasiswa Berdampak harus menjadi semangat utama selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





