Menurutnya, kasih Tuhan ditujukan kepada seluruh umat manusia tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.
“Tidak ada yang dikecualikan dari kasih Allah. Karena itu kami datang dengan semangat persahabatan untuk berbagi bersama masyarakat di Atambua,” tambahnya.
Kepedulian terhadap Sesama jadi Pesan Utama
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Greco membagikan sebuah kisah mengenai seorang perempuan yang berteriak meminta pertolongan selama dua jam, namun tidak mendapat bantuan dari puluhan tetangganya.
Melalui kisah itu, ia mengajak masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap penderitaan sesama.
“Jika kita berpikir tentang Tuhan, Dia adalah Pribadi yang mendengar teriakan itu. Itulah alasan Yesus datang membawa damai, pengampunan, persahabatan, dan menunjukkan kasih Bapa kepada manusia,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Atambua semakin peduli terhadap sesama serta membangun budaya saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Bagikan Kesaksian Perubahan Hidup
Di hadapan peserta festival, Dr. Greco juga membagikan pengalaman pribadinya mengenai perubahan hidup yang ia alami setelah mengalami perjumpaan rohani dengan Tuhan Yesus.
Ia mengaku pernah menghadapi persoalan hukum pada masa lalu, namun meyakini kasih Tuhan telah mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










