iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Belu Buka Jalan Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Internasional

Avatar photo
bupati Belu
Bupati Belu Willybrodus Lay bersama International Operation Manager Alana Kaye College Australia, Mr. David Thompson. (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Atambua, RakyatBELU.ID – Pemerintah Kabupaten Belu di bawah kepemimpinan Bupati Belu Willybrodus Lay, SH dan Wakil Bupati Vicente Hornai Gonsalves, ST terus memperluas akses generasi muda untuk mendapatkan peluang kerja di tingkat internasional.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menggagas kerja sama antara Yayasan Cartintes Atambua dan Alana Kaye College Australia di bidang pendidikan, peningkatan kemampuan bahasa Inggris, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Belu Willybrodus Lay saat menerima audiensi Yayasan Cartintes Atambua dan Alana Kaye College Australia di Ruang Kerja Bupati Belu, Jumat (7/8/2026).

SMK Cartintes jadi Representasi SMK di Kabupaten Belu

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Willy menyampaikan bahwa proses penandatanganan kerja sama akan dipercayakan kepada SMK Cartintes sebagai representasi seluruh SMK di Kabupaten Belu.

Langkah ini diambil agar kolaborasi di bidang pendidikan dan peningkatan kompetensi tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi para pelajar serta lulusan SMK di Belu.

Menurut Bupati Willy, kerja sama dengan institusi pendidikan Australia menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi muda Belu menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin terbuka.

“Melalui kerja sama ini kita ingin membekali para lulusan dengan kemampuan bahasa dan keterampilan yang dibutuhkan sehingga mereka memiliki daya saing untuk menembus pasar kerja internasional,” ujar Bupati.

Ada 326 Lowongan Kerja di Australia

Bupati Willy mengungkapkan, peluang kerja bagi tenaga terampil di Australia cukup besar. Informasi tersebut diperolehnya saat melakukan kunjungan ke Darwin beberapa waktu lalu.

Menurutnya, terdapat sekitar 326 lowongan pekerjaan yang dapat diikuti proses seleksinya. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi, terutama kemampuan berbahasa Inggris.

“Terdapat sekitar 326 lowongan kerja yang bisa diikuti proses seleksinya. Namun peluang itu hanya dapat dimanfaatkan apabila kita memiliki kemampuan yang memadai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan merupakan jaminan bahwa peserta akan langsung mendapatkan pekerjaan di Australia. Sebaliknya, kolaborasi ini menjadi pintu masuk untuk mempersiapkan tenaga kerja asal Belu agar memenuhi standar dan kebutuhan pasar kerja internasional.

“Kerja sama ini bukan jaminan langsung untuk bekerja, tetapi menjadi pintu masuk bagi anak-anak Belu untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global,” tambahnya.

Bahasa Inggris jadi Tantangan Utama

Salah satu tantangan yang perlu segera diatasi adalah kemampuan bahasa Inggris calon tenaga kerja asal Belu.

Karena itu, kerja sama Yayasan Cartintes Atambua dengan Alana Kaye College Australia akan diarahkan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris sekaligus penguatan kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

Program tersebut nantinya akan dilaksanakan di Kabupaten Belu sehingga generasi muda tidak harus pergi jauh untuk mendapatkan pembekalan awal.

Pemkab Belu berharap program tersebut dapat memperbesar peluang lulusan sekolah kejuruan untuk bersaing dalam pasar kerja global.

Bupati Belu Ingin Anak Daerah Bekerja di Berbagai Negara

Bupati Willy juga menyampaikan cita-citanya agar semakin banyak putra-putri Belu yang mampu berkiprah di berbagai negara.

Ia berharap suatu saat generasi muda Belu tidak hanya bekerja di Indonesia, tetapi juga mampu mengisi peluang kerja di Australia, Jepang, Jerman dan negara lainnya.

“Saya ingin suatu saat ketika berkunjung ke Australia, Jepang, atau Jerman, kita bertemu anak-anak Belu yang telah bekerja di sana dan menjadi kebanggaan daerah. Itulah cita-cita yang ingin kita wujudkan bersama,” ungkapnya.

Menurut Bupati, kesempatan kerja di luar negeri harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Belu.

Investasi SDM untuk Masa Depan Belu

Pemkab Belu memandang kerja sama tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan berdaya saing.

Kolaborasi dengan Alana Kaye College Australia diharapkan dapat membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri global.

Dengan adanya akses pendidikan dan pelatihan yang lebih luas, lulusan SMK di Kabupaten Belu diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing untuk mendapatkan kesempatan kerja internasional.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Belu dalam mewujudkan visi Belu yang Berkualitas, Mandiri, Harmonis, Demokratis, dan Berbudaya. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *