Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berfokus pada pembangunan sistem teknologi, tetapi juga perubahan pola kerja aparatur agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif.
“Melalui perencanaan yang matang ini, kita tidak hanya membangun sistem, tetapi juga membangun budaya kerja baru. Kita perkuat kolaborasi antar perangkat daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, efisien, dan yang paling penting, responsif terhadap kebutuhan masyarakat Belu,” pungkasnya.
Seminar Awal dan Desk Pemerintah Digital tersebut turut dihadiri jajaran Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Tim Ahli dari UKSW Salatiga selaku mitra swakelola, serta para Person in Charge (PIC) dari masing-masing perangkat daerah. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










