Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap pelestarian budaya masyarakat perbatasan.
Melalui sinergi pemerintah, masyarakat adat, akademisi, TNI-Polri, dan berbagai pihak, Kampung Adat Duarato diharapkan berkembang menjadi model pelestarian budaya berkelanjutan yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata budaya.
Bagi masyarakat Lamaknen, perhatian tersebut menjadi harapan agar kekayaan budaya seperti Tari Likurai, tenun tradisional, Ritual Holek, dan Ukun Naran Bunaq semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, serta tetap lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










