iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolda NTT Soroti Temuan Audit Internal, dari Ujian SIM hingga Anggaran jadi Evaluasi

Avatar photo
Polda NTT
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., secara resmi menutup Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda NTT Tahap I Tahun Anggaran 2026. (Foto: Tribratanewsntt.com)
  • Bagikan

Kupang, RakyatBelu.ID – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., secara resmi menutup Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda NTT Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang difokuskan pada aspek pemeriksaan, perencanaan, dan pengorganisasian.

Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Mapolda NTT pada Rabu (27/5/2026) itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus meningkatkan tata kelola organisasi di lingkungan Polda NTT.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Acara diawali dengan pembacaan hasil audit kinerja oleh Kombes Pol. Enriko Sugiharto Silalahi, S.I.K., M.Kn., selaku Irwasda Polda NTT. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan hasil audit dan penyerahan laporan kepada Kapolda NTT.

Kapolda NTT Soroti Sejumlah Temuan Penting

Dalam sambutannya, Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim audit yang telah bekerja selama 35 hari dengan penuh dedikasi, integritas, dan independensi.

Kapolda mengungkapkan audit menemukan sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian serius di berbagai bidang, mulai dari operasional, sumber daya manusia, logistik, hingga pengelolaan anggaran dan keuangan.

Beberapa temuan yang menjadi sorotan antara lain:

  • penyusunan Rencana Kebutuhan Anggaran Tahun 2027 yang belum melalui rapat kelompok kerja,
  • pelaksanaan ujian praktik SIM yang belum sesuai lokasi uji,
  • pejabat Kasat Resnarkoba yang belum memenuhi standar kompetensi,
  • kendaraan dinas rusak berat yang belum diusulkan penghapusan,
  • hingga realisasi anggaran yang belum sesuai rencana penarikan dana.

Menurut Kapolda, seluruh temuan tersebut harus segera ditindaklanjuti agar tidak kembali terulang pada masa mendatang.

“Audit ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana evaluasi dan perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi,” tegas Kapolda NTT.

Pengawasan Internal Harus Berjalan Berkelanjutan

Kapolda NTT menekankan fungsi pengawasan internal tidak boleh hanya berjalan saat audit berlangsung, tetapi harus dilakukan secara terus-menerus dan berjenjang oleh seluruh fungsi pengawasan serta para kepala satuan kerja.

Ia juga memerintahkan seluruh Kasatker dan jajaran agar serius menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil audit secara tepat waktu dan bertanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing.

Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Polres Belu dan Babinsa Intensifkan Patroli Dialogis, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Selain itu, seluruh jajaran diminta aktif melakukan konsolidasi internal dan berkomunikasi dengan Irwasda maupun tim audit apabila mengalami kendala dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Kapolda Dorong Semangat Polri Presisi

Di akhir sambutannya, Irjen Pol Rudi Darmoko secara resmi menutup rangkaian Audit Kinerja Itwasda Polda NTT Tahap I Tahun Anggaran 2026.

Ia berharap seluruh personel Polri di wilayah NTT terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen Polri Presisi,” pungkasnya. (*/rb1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *