iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Belu Gandeng UGM Susun Masterplan Kota Atambua, Perindah Wajah Perbatasan

Avatar photo
masterplan Belu
Bupati Belu, Willybrodus Lay hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) yang dipimpin langsung Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (30/4/2026). (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Belu)
  • Bagikan

Bupati juga mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi semangat pembangunan.

“Efisiensi anggaran boleh, tapi tidak boleh efisiensi semangat membangun,” ujarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Soroti Pelayanan Publik dan Pendidikan

Selain fokus pada tata kota, Bupati Lay turut menyoroti penurunan Indeks Pelayanan Publik yang kini berada di zona merah, serta sektor pendidikan yang masih berada di peringkat 19 dari 22 kabupaten/kota di NTT.

“Kota bagus harus diiringi pendidikan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” katanya.

Ia berharap kehadiran tim ahli UGM dapat memberikan solusi konkret untuk mendorong kemajuan Kabupaten Belu secara menyeluruh.

Dorong Pariwisata dan Budaya Lokal

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan potensi pariwisata dan budaya sebagai penggerak ekonomi daerah. Salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Fulan Fehan yang merupakan pengembangan dari Festival Tari Likurai yang pernah mencatat Rekor MURI dengan melibatkan 7.000 penari.

“Ini bukan sekadar rekor, tapi untuk membangun kebanggaan terhadap budaya sebagai bagian menjaga NKRI,” jelasnya.

FGD ini dihadiri oleh staf khusus bupati, asisten sekda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, camat, lurah, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *