Dukungan permodalan tersebut akan dipadukan dengan pendampingan akademik dan teknis dari Undana serta dukungan struktur gereja melalui GMIT.
Dengan pola tersebut, kelompok jemaat diharapkan tidak hanya mampu memelihara ayam untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga mengembangkan peternakan sebagai unit usaha produktif.
Undana Berikan Pendampingan dari DOC hingga Pemasaran
Ketua Tim PKM Undana yang juga Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., akan memimpin pendampingan teknis bagi kelompok penerima program.
Materi yang diberikan mencakup pemilihan anak ayam atau Day Old Chicken (DOC), manajemen perkandangan, formulasi pakan, penerapan standar biosekuriti hingga strategi pemasaran.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan yang selama ini menyebabkan usaha budidaya ayam masyarakat tidak berkembang secara optimal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi agar mencetak kelompok jemaat yang mampu menjalankan usaha peternakan mandiri, menerapkan biosekuriti yang baik, serta mengembangkan pemasaran secara berkelanjutan,” ujar Annytha.
Selain pelatihan, Undana juga menyiapkan pusat pemodelan peternakan ayam terpadu di kawasan Petuk.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





