iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Belu dan UGM Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Timor Leste, Fokus Pembangunan 2025–2029

Avatar photo
pemkab Belu
Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Gedung Wanita Bete Lalenok, Atambua, Rabu (20/5/2026). (Foto: Prokopim Belu)
  • Bagikan

Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perikanan, peternakan, budaya, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Potensi itu dinilai membuka peluang besar untuk memperkuat kerja sama lintas batas negara guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Crossborder Partnership Satukan Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat

Kegiatan Crossborder Partnership menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.

Pemkab Belu juga mengapresiasi langkah UGM yang sebelumnya telah melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, koordinasi bersama perguruan tinggi setempat, kunjungan ke desa-desa, hingga observasi lapangan di kawasan pesisir dan wilayah potensial lainnya.

Langkah tersebut dinilai penting agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Mahasiswa Timor Leste akan Ikut KKN di Belu

Salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut adalah rencana perluasan kerja sama pendidikan lintas negara.

Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, UGM Yogyakarta tahun ini berencana melibatkan mahasiswa dari universitas di Timor Leste untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama di Kabupaten Belu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *