Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perikanan, peternakan, budaya, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
Potensi itu dinilai membuka peluang besar untuk memperkuat kerja sama lintas batas negara guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Crossborder Partnership Satukan Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat
Kegiatan Crossborder Partnership menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.
Pemkab Belu juga mengapresiasi langkah UGM yang sebelumnya telah melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, koordinasi bersama perguruan tinggi setempat, kunjungan ke desa-desa, hingga observasi lapangan di kawasan pesisir dan wilayah potensial lainnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Mahasiswa Timor Leste akan Ikut KKN di Belu
Salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut adalah rencana perluasan kerja sama pendidikan lintas negara.
Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, UGM Yogyakarta tahun ini berencana melibatkan mahasiswa dari universitas di Timor Leste untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama di Kabupaten Belu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










