Menurut Johni, selama lebih dari satu tahun beroperasi, SPPG Atambua Barat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan menjadi dukungan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
“Hal ini tentu menjadi daya dukung yang sangat baik untuk memastikan kebutuhan gizi anak sekolah, balita, dan ibu hamil di sini terpenuhi dengan baik,” tambahnya.
Dorong Penurunan Stunting dan Penguatan Ekonomi Lokal
Wagub NTT juga menekankan pentingnya menjaga standar operasional pelayanan, mulai dari kebersihan petugas, peralatan, hingga kualitas bahan makanan yang digunakan.
“Selama semua aspek ini dipatuhi sesuai standar yang ditetapkan, maka pelayanan di sini akan terus berjalan dengan baik dan aman bagi semua yang menerima manfaatnya,” tegasnya.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, Johni menilai keberadaan SPPG turut memberikan efek positif terhadap perekonomian lokal.
Ia menyebut masyarakat yang bergerak di sektor pertanian dan peternakan kini memiliki pasar yang jelas untuk menjual hasil produksi mereka.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, mari kita manfaatkan fasilitas dan program ini sebaik mungkin. Keberadaan SPPG ini membawa dampak berantai yang sangat positif,” katanya.
Menurutnya, hasil pertanian dan peternakan seperti sayur, buah, dan daging dapat langsung terserap untuk kebutuhan dapur SPPG.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










