Ia menjelaskan, pemenuhan gizi pada masa tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan otak dan kemampuan anak.
Karena itu, pemenuhan gizi perlu dilakukan secara bersama-sama, baik melalui lingkungan pendidikan maupun keluarga.
Gerakan Minum Susu jadi Bagian Pencegahan Stunting
Program Gerakan Minum Susu Anak PAUD Belu diarahkan untuk membantu mencegah stunting, mendukung pertumbuhan fisik serta menunjang perkembangan otak dan kecerdasan anak.
Pemberian susu nantinya dilakukan secara berkala di lembaga PAUD.
Namun, pemerintah mengingatkan bahwa susu bukan satu-satunya sumber gizi. Pemberiannya diharapkan dikombinasikan dengan makanan bergizi seimbang, termasuk telur dan buah.
Dengan pola tersebut, pemenuhan kebutuhan gizi anak diharapkan tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan atau minuman, tetapi menjadi bagian dari pola konsumsi yang beragam dan seimbang.
Pemkab Belu Tekankan Peran Orang Tua
Keberhasilan program tersebut juga sangat bergantung pada peran keluarga.
Kepala Dinas Sosial dan PMD Belu menegaskan, waktu anak berada di sekolah relatif lebih sedikit dibandingkan waktu yang mereka habiskan di lingkungan keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










