Atambua, RakyatBelu.ID – Bupati Belu, Willybrodus Lay, memimpin langsung upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Belu, Sabtu (2/5/2026).
Dalam upacara tersebut, Bupati bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan tujuan pendidikan nasional, yakni “memanusiakan manusia”.
Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945 dan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun sumber daya manusia yang unggul dan tangguh.
Salah satu poin utama dalam amanat Menteri yang dibacakan adalah pentingnya transformasi pendidikan melalui pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Indonesia.
Selain itu, pemerintah menetapkan lima kebijakan strategis untuk mendorong pendidikan bermutu. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi, termasuk distribusi perangkat seperti Papan Interaktif Digital (PID) guna menciptakan lingkungan belajar yang modern.
Kedua, peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa bagi guru yang belum S1/D4, pelatihan kompetensi, serta peningkatan tunjangan termasuk bagi guru honorer.
Ketiga, penguatan karakter dan budaya sekolah melalui konsep ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah), pencegahan perundungan, serta program pembiasaan seperti 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, dan kegiatan kepramukaan.
Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran dengan fokus pada literasi, numerasi, dan STEM, serta penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi mutu pendidikan.
Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus melalui sistem sekolah inklusi.
Usai membacakan amanat Menteri, Bupati Willybrodus Lay menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Belu. Ia mengajak para guru dan siswa untuk mulai menanam pohon kelapa sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan ekonomi keluarga.
“Dengan menanam pohon kelapa, kita menyiapkan sumber pangan, sumber ekonomi, serta warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menggaungkan gerakan “Indonesia Bersih” dengan mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah hingga desa, untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Upacara Hardiknas 2026 ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Belu, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. (*/rb1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










