iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polda NTT Minta Maaf atas Dugaan Pengeroyokan Warga oleh Oknum Polisi di Belu, Janji Proses Transparan

Avatar photo
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra
  • Bagikan

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polres Belu mendatangi lokasi dan mengamankan beberapa orang untuk dibawa ke Markas Polres Belu guna penyelesaian lebih lanjut.

Namun dalam proses berikutnya, muncul laporan dugaan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh dua oknum anggota kepolisian terhadap salah seorang warga yang diamankan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Atas laporan tersebut, Polres Belu telah menerima laporan polisi dari korban dan langsung melakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Propam Turun Tangan Periksa Anggota

Selain proses pidana yang sedang berjalan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua anggota yang dilaporkan.

“Penanganan perkara ini berjalan secara paralel. Dari sisi pidana sedang ditangani penyidik, sementara dari sisi internal dilakukan pemeriksaan oleh Propam untuk memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara objektif,” jelas Henry.

Ia menegaskan Kapolda NTT memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan meminta seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, serta akuntabel.

Jadi Bahan Evaluasi Internal

Kabidhumas menyebut peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran Polda NTT untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *