Menurutnya, Kapolda NTT terus mengingatkan seluruh personel agar menjadikan semangat “Polda NTT Penuh Kasih” sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Anggota Polri harus mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan kesabaran, empati, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat,” katanya.
Henry menegaskan bahwa konsep Polda NTT Penuh Kasih bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral seluruh anggota Polri di wilayah NTT untuk menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.
“Kami ingin setiap anggota Polda NTT benar-benar mewujudkan nilai-nilai Polda NTT Penuh Kasih dalam tindakan nyata sehari-hari. Karena kehadiran Polri harus memberikan rasa aman, rasa nyaman, dan rasa keadilan bagi masyarakat,” tambahnya.
Ajak Masyarakat Percayakan Proses Hukum
Polda NTT juga mengungkapkan telah melakukan pendekatan kepada keluarga korban serta terus memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Kabidhumas mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










