iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polda NTT Minta Maaf atas Dugaan Pengeroyokan Warga oleh Oknum Polisi di Belu, Janji Proses Transparan

Avatar photo
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra
  • Bagikan

Menurutnya, Kapolda NTT terus mengingatkan seluruh personel agar menjadikan semangat “Polda NTT Penuh Kasih” sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Anggota Polri harus mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan kesabaran, empati, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat,” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Henry menegaskan bahwa konsep Polda NTT Penuh Kasih bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral seluruh anggota Polri di wilayah NTT untuk menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.

“Kami ingin setiap anggota Polda NTT benar-benar mewujudkan nilai-nilai Polda NTT Penuh Kasih dalam tindakan nyata sehari-hari. Karena kehadiran Polri harus memberikan rasa aman, rasa nyaman, dan rasa keadilan bagi masyarakat,” tambahnya.

Ajak Masyarakat Percayakan Proses Hukum

Polda NTT juga mengungkapkan telah melakukan pendekatan kepada keluarga korban serta terus memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Kabidhumas mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatBelu.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *